Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pesan singkat berupa saran, kritikan, dan pengaduan pelayanan perizinan, silahkan sms melalui layanan pengaduan ini. Terimakasih.
 
 
Username :
Password :
 








 
 

 

Survei Pilgub 2018 Digelar, Ternyata Masyarakat Riau Lebih Milih….

Rabu, 02 Agustus 2017

JawaPos.com - Jelang Pemilihan Gubernur Riau 2018, Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) kembali menggelar survei alias jajak pendapat kepada masyarakat Riau. Survei kali ini, dikatakan, oleha Direktur Eksekutive LKPI, Arifin Nurcahyono, akan mengukur tingkat popularitas dan elektabilitas Para Tokoh di Riau.

\"Hasil survei kali ini menghasilkan beberapa temuan terkait tokoh yang dikenal, diterima, dianggap mampu, dan dipilih sebagai Gubernur Riau,\" katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/7).

Hasilnya, dari sisi tokoh paling dikenal, incumbent, Gubernur Riau yang juga Ketua DPD I Golkar Provinsi Riau, Arsyadjuliandi Rachman justru hanya menempati posisi ketiga dikenal oleh masyarakat dengan angka 71,2 persen.

Bupati Rokan Hulu (Rohu) Suparman malah menempati urutan tertinggi yang dikenal oleh masyarakat Riau sebesar 76,3 persen, urutan kedua ditempati oleh Bupati Kabupaten Siak Syamsuar dengan 75,2 persen. Posisi keempat ada walikota kota Pekanbaru Firdaus dengan 69,9 persen, disusul Ketua DPRD Riau Septina Primawati 69,7 persen, Bupati Pelalawan H Harris dengan 69,3 persen, mantan Bupati Kampar Jepfrie Noor dengan 67,4 persen, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Lukman Edy dengan 67,1 persen.

Survei, kata Arifin, juga melihat soal tingkat penerimaan masyarakat atas tokoh yang akan memimpin mereka sebagai Gubernur Riau nanti (tingkat akseptabilitas).

Jawaban survei 83,4 persen dari 1547 Responden yang mewakili masyarakat Riau mengatakan Syamsuar sangat diterima dan diinginkan oleh masyarakat sebagai Gubernur Riau, kemudian Achmad 78,3 persen, Septina Primawati 77,2 persen, H Harris 76,3 persen, Firdaus 74,6 persen, dan petahana Arsyadjuliandi Rahman 73,3 persen, Lukman Edy 71,6 persen.

Dari tingkat keterpilihan seorang calon Gubernur Riau, utamanya terkait tokoh manakah yang layak dipilih karena dianggap mampu menyelesaikan persoalan-persoalan ekonomi dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, lanjut Arifin, survei LKPI melihat Syamsuar lah yang menurut masyarakat paling layak.

Karena dia mengantongi tingkat elektabilitas sebesar 27,1 persen. Sedangkan Achmad berada diurutan kedua sebesar 15,2 persen, Petahana Arsyadjuliandi Rahman 6,6 persen, Jefrie Noor 6,4 persen, Firdaus 5,7 persen, H.Harris 5,6 persen, Lukman Edy 5,4 persen.

Sementara itu, dari ukuran kapabilitas, sebanyak 87 persen responden menganggap sangat penting seorang calon Gubernur Riau yang mampu memimpin Riau dan pemerintahan. Sisanya, 63 persen memilih Cagub yang memiliki wawasan dan pengetahuan luas.

\"Terakhir, dari ukuran akseptabilitas, sebanyak 81,3 persen responden memilih cagub yang mampu berdiri di atas kepentingan semua kelompok atau golongan yang berbeda-beda. Sebanyak 87,3 persen memilih cagub yang tidak punya masalah tertentu yang dapat memunculkan penolakan masyarakat,\" pungkas Arifin.

Dijelaskannya bahwa survei ini melibatkan 1.547 responden yang tersebar secara proposional sesuai jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Riau.

Tingkat kepercayaan survei sendiri mencapai 95 persen dan margin of error sebesar kurang-lebih 2,47 persen. Survey dilaksanakan selama 11 hari, yakni mulai tanggal 16 Juli sampai dengan 26 Juli 2017 lalu.

1. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP)
2. Izin Mendirikan Rumah Sakit
3. Izin Operasional Rumah Sakit
4. Izin Toko Obat
5. Izin Apotek
6. Izin Operasional Klinik
7. Surat Izin Praktik Bidan (SIPB)
8. Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA)
9. Surat Izin Kerja/Praktik Perawat (SIKP/SIPP)
10. Surat Izin Praktik Penata Anastesi (SIPPA)
11. Surat Izin Kerja/Praktik Fisioterapis (SIKF/SIPF)
12. Surat Izin Kerja Refraksionis Optisien (SIKRO)
13. Surat Izin Kerja Radiografer (SIKR)
14. Surat Izin Praktik Elektromedis (SIP-E)
15. Surat Izin Kerja Tenaga Sanitarian (SIKTS)
16. Surat Izin Kerja/Praktik Okupasi Terapis (SIKOT/SIPOT)
17. Surat Izin Kerja/Praktik Tenaga Gizi(SIKTGz/SIPTGz)
18. Surat Izin Praktik Ahli Teknologi Laboratorium Medik (SIP-ATLM)
19. Surat Izin Praktik Terapis Gigi dan Mulut (SIPTGM)
20. Surat Izin Praktik Tenaga Teknis Kefarmasian (SIPTTK)
21. Surat Izin Tukang Gigi
22. Surat Izin Kerja/Praktik Terapi Wicara (SIKTW/SIPTW)
23. Surat Izin Kerja Teknisi Gigi (SIKTG)
24. Surat Terdaftar Penyehat Tradisional(STPT)
25. Sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan
26. Sertifikat Laik Sehat Hotel
27. Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang
28. Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Jasa Boga
29. Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Rumah Makan dan Restoran
30. SIUP/IUTS/IUPP
31. Tanda Daftar Gudang (TDG)
32. Nomor Induk Berusaha (NIB)/Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
33. Izin Usaha Industri (IUI)
34. Surat Izin Tempat Usaha (SITU) >150 M2
35. Izin Usaha Jasa Konstruksi Nasional (IUJKN)
36. Izin Lokasi
37. Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT)
38. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
39. Izin Pengusahaan Penangkaran Sarang Burung Walet
40. Izin Usaha Kawasan Industri (IUKI)
41. Izin Perluasan Usaha Industri
42. Izin Perluasan Kawasan Industri
43. Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW)
44. Izin Penyelenggaraan Pelabuhan Sungai dan Danau
45. Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (SPPL)
46. Ketetapan UKL-UPL/DPLH
47. Ketetapan AMDAL/DELH
48. Ketetapan KA-ANDAL
49. Izin Lingkungan
50. Izin Pembuangan Air Limbah
51. Izin Penyimpanan Sementara Limbah B3
52. Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing
53. Izin Penyelenggaraan Angkutan Orang
54. Izin Pendirian Program atau Satuan Pendidikan
55. Izin Pendirian Satuan Pendidikan Nonformal
56. Sertifikat Laik Fungsi (SLF)
57. Izin Usaha Obat Hewan
58. Izin Usaha Tanaman Pangan
59. Pendaftaran Usaha Perkebunan
60. Pendaftaran Usaha Tanaman Pangan
61. Surat Izin Usaha Perikanan
62. Izin Usaha Kecil dan Mikro Obat Tradisional
63. Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT)
64. Izin Perusahaan Rumah Tangga Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga
65. Izin Usaha Perkebunan
66. Izin Toko Alat Kesehatan
67. Izin Operasional Laboratorium Klinik Umum dan Khusus
68. Izin Penyelenggaraan Pengendalian Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit
69. Izin Usaha Pembangunan dan Pengusahaan Properti
70. Izin Usaha Bidang Perumahan