Bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pesan singkat berupa saran, kritikan, dan pengaduan pelayanan perizinan, silahkan sms melalui layanan pengaduan ini. Terimakasih.
 
 
Username :
Password :
 








 
 

IZIN USAHA OBAT HEWAN

Dasar Hukum :

1. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan
2. Undang-Undang No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2018 Tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik
4. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 29/PERMENTAN/PP.210/7/2018 Tentang Tata Cara Perizinan Berusaha Sektor Pertanian
5. Peraturan Bupati Siak No 127 Tahun 2018 tentang Pendelegasian Wewenang Perizinan dan Nonperizinan Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanana Satu Pintu Kabupaten Siak
6. Keputusan Bupati Siak Nomor 269/HK/KPTS/2019 tentang Penetapan Standar Operasional Prosedur Pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanana Satu Pintu Kabupaten Siak

Persyaratan Izin Usaha Obat Hewan:

Permohonan diatas materai Rp.6.000 ditujukan kepada Bupati Siak Cq. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kab. Siak
1. Fotokopi KTP Pimpinan Perusahaan
2. Fotokopi NIB
3. Fotokopi Izin Lokasi dari OSS
4. Fotokopi Izin Lingkungan dari OSS
5. Fotokopi SIUP dari OSS
6. Sarana/peralatan untuk melakukan kegiatan usaha
7. Rekomendari dari Asosiasi Obat Hewan Indonesia Pengurus Daerah setempat (khusus depo/petshop)
8. Pas Foto ukuran 3x4 berwarna

Persyaratan Tambahan Untuk Importir :

1. Rekomendasi dari kepala dinas daerah provinsi dan kabupaten/kota di tempat lokasi kantor pusat perusahaan yang bersangkutan apabila lokasi gudang dan kantor berada dalam 1 (satu) daerah provinsi;
2. Rekomendasi dari kepala dinas daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk importir yang menggunakan gudang di luar lokasi kantor pusat;
3. Rekomendasi dari Asosiasi Obat Hewan Indonesia Pengurus Daerah setempat dan/atau Asosiasi Obat Hewan Indonesia Pusat;
4. Pernyataan memiliki atau menguasai sarana/peralatan untuk melakukan kegiatan usahanya;
5. Pernyataan memiliki atau menguasai tempat penyimpanan obat hewan yang dapat menjamin terjaganya mutu; dan
6. pernyataan mempunyai tenaga dokter hewan atau apoteker yang bekerja tetap sebagai penanggungjawab teknis;

Persyaratan Tambahan Untuk Eksportir :

1. Rekomendasi dari kepala dinas daerah provinsi dan kabupaten/kota di tempat lokasi kantor pusat perusahaan yang bersangkutan apabila lokasi gudang dan kantor berada dalam 1 (satu) daerah provinsi
2. Rekomendasi dari kepala dinas daerah propinsi dan kabupaten/kota;
3. Rekomendasi dari kepala dinas daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk eksportir yang menggunakan gudang di luar lokasi kantor pusat;
4. Rekomendasi dari Asosiasi Obat Hewan Indonesia Pengurus Daerah Setempat dan/atau Asosiasi Obat Hewan Indonesia Pusat;
5. Pernyataan memiliki atau menguasai sarana/peralatan untuk melakukan kegiatan usahanya;
6. Pernyataan memiliki atau menguasai tempat penyimpanan obat hewan yang dapat menjamin terjaganya mutu; dan
7. Pernyataan mempunyai tenaga dokter hewan atau apoteker yang bekerja tetap sebagai penanggung jawab teknis; dan

Persyaratan Tambahan Untuk Produsen :

1. Rekomendasi dari kepala dinas daerah provinsi dan kabupaten/kota;
2. Rekomendasi dari Asosiasi Obat Hewan Indonesia Pengurus Daerah setempat dan/atau Asosiasi Obat Hewan Indonesia Pusat;
3. Rekomendasi dari kepala dinas daerah provinsi dan kabupaten/kota di tempat lokasi kantor pusat perusahaan yang bersangkutan apabila lokasi pabrik dan kantor berada dalam 1 (satu) daerah provinsi;
4. Rekomendasi dari kepala dinas daerah provinsi dan kabupaten/kota untuk produsen yang mempunyai pabrik di luar lokasi kantor pusat; dan
5. Pernyataan mempunyai tenaga dokter hewan dan apoteker yang bekerja tetap sebagai penanggung jawab teknis.

Sertifikat cara pembuatan obat hewan yang baik:

1. Sertifikat pelatihan cara pembuatan obat hewan yang baik;
2. Layout pabrik;

Mekanisme :

1. Pemohon Melakukan Pendaftaran di OSS (oss.go.id)
2. Pemohon Melakukan Permohonan Berusaha Melalui OSS
3. Pemohon Mendapatkan NIB , dan Perizinan Berusaha melalui OSS.
4. Pemohon melakukan Pemenuhan Komitmen pada DPMPTSP Kabupaten Siak
5. DPMPTSP Melakukan Verifikasi Kesesuaian Komitmen dengan Peraturan Perundang-Undangan
6. Tim Teknis DPMPTSP Kabupaten Siak Melakukan Survey dan/atau Monotoring Perizinan ke tempat Lokasi Usaha (Jika diperlukan)
7. DPMPTSP Kabupaten Siak Memberikan Persetujuan Pemenuhan Komitmen atau Penolakan Komitmen tidak Terpenuhi Melalui OSS
8. Pemohon Menerima Notifikasi Pemenuhan Komitmen dari OSS

Biaya : Rp.0,-

Waktu Penyelesaian : 12 (Dua Belas) hari kerja

     

    1. Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP)
    2. Izin Mendirikan Rumah Sakit
    3. Izin Operasional Rumah Sakit
    4. Izin Toko Obat
    5. Izin Apotek
    6. Izin Operasional Klinik
    7. Surat Izin Praktik Bidan (SIPB)
    8. Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA)
    9. Surat Izin Kerja/Praktik Perawat (SIKP/SIPP)
    10. Surat Izin Praktik Penata Anastesi (SIPPA)
    11. Surat Izin Kerja/Praktik Fisioterapis (SIKF/SIPF)
    12. Surat Izin Kerja Refraksionis Optisien (SIKRO)
    13. Surat Izin Kerja Radiografer (SIKR)
    14. Surat Izin Praktik Elektromedis (SIP-E)
    15. Surat Izin Kerja Tenaga Sanitarian (SIKTS)
    16. Surat Izin Kerja/Praktik Okupasi Terapis (SIKOT/SIPOT)
    17. Surat Izin Kerja/Praktik Tenaga Gizi(SIKTGz/SIPTGz)
    18. Surat Izin Praktik Ahli Teknologi Laboratorium Medik (SIP-ATLM)
    19. Surat Izin Praktik Terapis Gigi dan Mulut (SIPTGM)
    20. Surat Izin Praktik Tenaga Teknis Kefarmasian (SIPTTK)
    21. Surat Izin Tukang Gigi
    22. Surat Izin Kerja/Praktik Terapi Wicara (SIKTW/SIPTW)
    23. Surat Izin Kerja Teknisi Gigi (SIKTG)
    24. Surat Terdaftar Penyehat Tradisional(STPT)
    25. Sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan
    26. Sertifikat Laik Sehat Hotel
    27. Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang
    28. Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Jasa Boga
    29. Sertifikat Laik Higiene Sanitasi Rumah Makan dan Restoran
    30. SIUP/IUTS/IUPP
    31. Tanda Daftar Gudang (TDG)
    32. Nomor Induk Berusaha (NIB)/Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
    33. Izin Usaha Industri (IUI)
    34. Surat Izin Tempat Usaha (SITU) >150 M2
    35. Izin Usaha Jasa Konstruksi Nasional (IUJKN)
    36. Izin Lokasi
    37. Izin Penggunaan Pemanfaatan Tanah (IPPT)
    38. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
    39. Izin Pengusahaan Penangkaran Sarang Burung Walet
    40. Izin Usaha Kawasan Industri (IUKI)
    41. Izin Perluasan Usaha Industri
    42. Izin Perluasan Kawasan Industri
    43. Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW)
    44. Izin Penyelenggaraan Pelabuhan Sungai dan Danau
    45. Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (SPPL)
    46. Ketetapan UKL-UPL/DPLH
    47. Ketetapan AMDAL/DELH
    48. Ketetapan KA-ANDAL
    49. Izin Lingkungan
    50. Izin Pembuangan Air Limbah
    51. Izin Penyimpanan Sementara Limbah B3
    52. Perpanjangan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing
    53. Izin Penyelenggaraan Angkutan Orang
    54. Izin Pendirian Program atau Satuan Pendidikan
    55. Izin Pendirian Satuan Pendidikan Nonformal
    56. Sertifikat Laik Fungsi (SLF)
    57. Izin Usaha Obat Hewan
    58. Izin Usaha Tanaman Pangan
    59. Pendaftaran Usaha Perkebunan
    60. Pendaftaran Usaha Tanaman Pangan
    61. Surat Izin Usaha Perikanan
    62. Izin Usaha Kecil dan Mikro Obat Tradisional
    63. Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT)
    64. Izin Perusahaan Rumah Tangga Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga
    65. Izin Usaha Perkebunan
    66. Izin Toko Alat Kesehatan
    67. Izin Operasional Laboratorium Klinik Umum dan Khusus
    68. Izin Penyelenggaraan Pengendalian Vektor dan Binatang Pembawa Penyakit
    69. Izin Usaha Pembangunan dan Pengusahaan Properti
    70. Izin Usaha Bidang Perumahan